Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 17, 2024
Berita Terkini Nasional

Ketua LDII : Sumpah Pemuda Refleksikan Agar Tidak Alergi Perbedaan

  • October 28, 2023
  • 3 min read
[addtoany]
Ketua LDII : Sumpah Pemuda Refleksikan Agar Tidak Alergi Perbedaan

Jakarta(28/10) Ketua DPP LDII, Singgih Tri Sulistiyono menegaskan bahwa Sumpah Pemuda adalah simbol dan pengingat kesadaran bahwa bangsa Indonesia dibangun atas dasar perbedaan dan keragaman. Pernyataan ini merupakan tanggapan beliau terhadap konteks kekinian Hari Sumpah Pemuda.

Singgih Tri Sulistiyono, Guru Besar Sejarah dari Universitas Diponegoro menjelaskan bahwa Sumpah Pemuda adalah pengingat penting agar bangsa Indonesia tidak merasa takut atau “alergi” terhadap perbedaan. Dia menegaskan bahwa dasar pembangunan Indonesia adalah perbedaan, bukan persamaan.

Singgih Tri Sulistiyono menyampaikan pesan ini dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2023 yang ke-95 yang jatuh pada Sabtu 28 Oktober. Peringatan tahunan ini dilakukan setiap tanggal 28 Oktober untuk mengenang sejarah perjuangan pemuda Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

Menurut Singgih Tri Sulistiyono, Sumpah Pemuda yang terjadi pada tahun 1928 menjadi tonggak penting yang mempersatukan pemuda Indonesia dalam perjuangan untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia. Pemuda di era itu aktif dalam menyebarkan semangat patriotisme dan berhasil menyatukan visi kebangsaan. Dalam pernyataannya pada Jumat, 27 Oktober 2023, Singgih menekankan bahwa “Semangat Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tapi tetap satu) sudah diterapkan oleh para pemuda pada masa itu.”

Pada tahun 1928, pemuda Indonesia dari berbagai latar belakang suku, agama, dan daerah bersatu untuk mengumumkan tekad “satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.” Sumpah Pemuda menjadi simbol penting yang menunjukkan bahwa pemuda adalah agen perubahan yang memainkan peran strategis dalam membentuk nasib bangsa, serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Singgih Tri Sulistiyono menyatakan bahwa yang mengikat dan mempersatukan para pemuda pada zaman itu adalah visi dan cita-cita kemerdekaan. “Mereka bertekad untuk membebaskan diri dari penjajahan Belanda dengan tujuan membangun kesejahteraan dan kemakmuran bersama bagi bangsa Indonesia.”

Tema Hari Sumpah Pemuda tahun 2023, yang diusung berdasarkan buku Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diterbitkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia adalah ‘Bersama Majukan Indonesia’. Tema ini mengajak semua pihak untuk bersatu dan bekerja sama dalam usaha untuk memajukan Indonesia.

Hari Sumpah Pemuda diharapkan selalu menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian. Generasi muda Indonesia diharapkan dapat mengaktualisasikan semangat tersebut melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi negara, sehingga semangat Sumpah Pemuda tetap terjaga dan tumbuh di dalam hati mereka.

Semangat Sumpah Pemuda seharusnya menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini, mendorong mereka untuk aktif berkontribusi pada kemajuan bangsa. Singgih Tri Sulistiyono, alumni Universitas Leiden di Belanda, dengan tegas menyatakan bahwa “jika ada orang di Indonesia yang masih alergi terhadap perbedaan, maka mereka seharusnya memahami bahwa mereka tidak berada di zaman yang sesuai, dan seharusnya hidup dalam zaman abad ke-19.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *