LDII dan Polda Sultra Gelar Vaksinasi Massal

KENDARI (02/09), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerjasama Polisi Daerah (Polda Sultra) gelar Vaksinasi di Pondok Pesantren Al-Mukhlis sebanyak 620 dosis Vaksin. Vaksinasi tersebut digelar di Kelurahan Lepo-Lepo, Kota Kendari, (02/09/2021).

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, Warga masyrakat sekitar sangat antusias mengikuti vaksinasi. Sejak pagi warga sudah didata dan mengantri untuk mendapat Dosis pertama Vaksinasi Covid-19, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Pandemi Covid-19 membawa dampak pada pesantren-pesantren tersebut. Para santri rentan terhadap pandemi, karena kehidupannya bersifat komunal. Sementara ketika pesantren-pesantren sepi, roda perekonomian dan regenerasi agama juga berhenti berputar.

Kadir, Ketua DPW LDII Sultra mengapresiasi banyaknya warga yang ikut Vaksinasi Covid-19. Dari data yang ada tidak hanya warga pesantren ikut vaksinasi, melainkan warga masyarakat dari luar pesantren pun juga turut antusias jalani vaksinasi tersebut.

“Jumlah peserta ada ratusan orang, kami apresiasi banyaknya warga masyarakat sekitar ikut vaksinasi yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Meningkatnya minat warga untuk mengikuti vaksinasi ini, tidak lepas dari peran Para Pengurus Pesantren dan Pejabat Pemerintahan Wilayah Lepo-Lepo dalam menyosialisasikan pentingya vaksinasi dalam membantu pemerintah untuk menekan angka kematian dan penyebaran Virus Covid-19.

Warga yang hadir melaksanakan vaksinasi wajib menggunakan masker, jaga jarak aman, dan lebih dulu cuci tangan / memakai hand sanitizer.

Mega, salah seorang mahasiswi, mengaku termotivasi ikut vaksinasi karena merupakan Program Pemerintah dalam rangka mengurangi angka penyebaran Virus Covid 19. Ia sempat khawatir jalani vaksinasi lantaran membludaknya informasi miring soal kualitas dan dampak Vaksin Covid-19.

“Sebelum menjalani vaksinasi, saya sedikit merasa takut, tapi kemudian yakin karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari bahaya virus Covid-19,” jelasnya.

Agung Riyanto, Ketua LDII Kota Kediri menambahkan bahwa Vaksinasi berbasis pesantren ini sangat penting dilakukan sebab pesantren adalah tempat berkumpulnya santri, ulama’ dan umaro’, sehingga menjadi bagian penting bagi agama, terutama pesantren. “Semoga dengan adanya percepatan Vaksin di wilayah pesantren, pesantren menjadi tempat yang aman, sehat dan nyaman bagi penghuninya, sehingga bisa terhindar dari virus covid 19,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version